80k Menandatangani Petisi untuk Menghapus Kemenangan Gelar F1 Max Verstappen, Meningkatkan Lewis Hamilton
life

80k Menandatangani Petisi untuk Menghapus Kemenangan Gelar F1 Max Verstappen, Meningkatkan Lewis Hamilton

Sejak GP Abu Dhabi 2021, kontroversi seputar gelar F1 yang dimenangi Max Verstappen semakin berkembang. Penggemar Lewis Hamilton telah mengajukan petisi agar gelar tersebut dicabut dari Verstappen dan diberikan kepada Hamilton, yang tampaknya ditakdirkan untuk memenangkan gelar ke-8 dalam karirnya saat ia memimpin di tahap akhir balapan.

Namun, pembalap Williams Nicholas Latifi mengalami kecelakaan, menyebabkan safety car dipanggil ke lintasan. Verstappen melaju ke pit dan mengganti ban baru ke Red Bull-nya. Langkah tersebut nampaknya sia-sia karena race director Michael Masi telah menginstruksikan agar mobil yang telah dijilat tidak dapat menyalip kendaraan FIA, sesuai peraturan F1. Ini seharusnya berarti tidak akan ada cukup waktu untuk balapan kompetitif dimulai lagi, dan Hamilton akan memenangkan gelar di belakang safety car.

Namun setelah mendapat tekanan dari bos Red Bull Christian Horner, Masi berubah pikiran dan membiarkan satu lap balapan. Verstappen mampu melewati Hamilton dengan bannya yang lebih cepat dan memenangkan gelar pertamanya.

Mercedes langsung mengajukan banding atas keputusan tersebut, tetapi prinsipal Mercedes Toto Wolff akhirnya membatalkan keberatan tersebut. Namun, penggemar Hamilton tidak begitu cepat membatalkan kasus ini karena petisi telah mendapatkan daya tarik.

Patel Gordon-Bennett memulai petisi di media sosial dengan tujuan agar hasilnya dibatalkan. Pada Selasa pagi, ‘Grand Prix Abu Dhabi’ menjadi tren di Twitter mengikuti tautan ke petisi yang di-tweet. Dokumen tersebut sekarang memiliki lebih dari 82.000 tanda tangan.

Meski kecil kemungkinan FIA bereaksi, kontroversi seputar gelar F1 pertama Verstappen masih jauh dari selesai. Petisi tersebut menjadi bukti bahwa fans Hamilton masih tidak senang dengan hasil tersebut dan bertekad untuk memperjuangkan keadilan. Sementara itu, Mercedes harus tetap fokus pada kampanye F1 saat ini.

Namun membuat sanggup tersambung dengan website hongkong pools waktu ini para togeler harus melalui aplikasi vpn. https://global-stroy.net/ misalnya tidak, hingga para togeler tidak mampu terhubung situs itu dengan langkah leluasa lewat jaringan provider yang terdapat di Indonesia. Perihal ini berhubungan gara-gara situs Keluaran SDY telah dengan langkah legal di membekukan oleh https://portugal-farmacias.life/ Indonesia. Alhasil ingin tidak mengidamkan para togeler mesti membuahkan laman brimtime. com selaku refrensi terkini dalam menayangkan https://aquaknox.net/ hk.